Toko sendiri atau marketplace?
Marketplace memberi kamu trafik; toko sendiri memberi kamu alamat, data pembeli, dan kendali atas tampilan serta biaya. Kebanyakan toko yang sudah jalan memakai keduanya: marketplace untuk ditemukan pembeli baru, toko sendiri untuk pembeli yang kembali.
| Hal | Jualan di marketplace | Toko sendiri di Toko Aksara |
|---|---|---|
| Alamat toko | Nama tokomu ada di bawah nama marketplace | Domain atau subdomain milikmu sendiri |
| Biaya per pesanan | Komisi per transaksi, besarnya ditentukan platform dan bisa berubah | Komisi platform 0%; biaya proses pembayaran dan ongkir terpisah |
| Data pembeli | Dipegang marketplace; kamu jarang bisa menghubungi pembeli lagi | Tersimpan di tokomu, bisa dilihat dari admin |
| Tampilan | Template yang sama untuk semua penjual | Logo, warna, banner, dan tujuh halaman toko kamu yang tulis |
| Pesaing di halaman yang sama | Produk penjual lain muncul di sebelah produkmu | Hanya produkmu |
| Kalau akun bermasalah | Toko bisa tidak bisa diakses sementara sengketa diselesaikan | Domain dan datanya milikmu |
| Menjangkau pembeli baru | Kuat: ada trafik pencarian bawaan | Kamu yang membawa pembeli, lewat iklan, media sosial, atau pelanggan lama |
Memakai kedua kanal penjualan
Pakai keduanya. Marketplace untuk dicari orang yang belum kenal kamu, toko sendiri untuk pembeli yang sudah pernah beli dan untuk membangun nama. Toko sendiri di Toko Aksara mulai Rp 59.000 sebulan, dengan komisi platform 0% per pesanan. Biaya proses pembayaran, ongkir, dan domain dibayar terpisah.
Halaman ini tidak mencantumkan angka komisi marketplace karena besarannya berubah tanpa pemberitahuan. Cek langsung di halaman biaya masing-masing platform.